Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook

Fear and Danger

Kalau saya boleh pinjem istilah dari podcast Om Deddy Corbuzier untuk membahas kondisi sekarang.

Saat pandemik seperti ini semua orang fokus tentang kesehatan, media mencari traffic dari apa yang sedang “dikonsumsi” masyarakat luas.

Saya bukan tidak percaya betapa berbahayanya covid19 ya, tapi menurut saya pemberitaan yang berujung ketakutan terus disiarkan.

Ketakutan masyarakat ini yang akhirnya menjadi masalah ekonomi (salah satunya), orang jadi khawatir berbelanja, orang tarik semua uang dari bank simpen dirumah karena khawatir banknya bangkrut, dan ketakutan lainnya.

Teori bagaimana mesin ekonomi berjalan dari pakar ekonomi internasional Ray Dalio, kegiatan belanja itu bisa menggerakan mesin ekonomi dan pengaruhnya besar. A belanja produk dari B, dan B ini akan membelanjakan ke C, C ke D, dan seterusnya itu akan mengerakan semua industri.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagian besar dari konsumsi, konsumsi kita kuat, masih ingat waktu ada bom isis di Thamrin Jakarta? Disekitar TKP ada yang nonton, ada yang jualan sate dan kopi keliling, santuuuuuy seperti nonton film action.

Saat pandemik ini memang kondisinya berbeda dengan krisis2 sebelumnya, krisis dulu orang masih bisa berkegiatan diluar, krisis sekarang semua orang dibatasi kegiatan diluar dengan istilah WFH bagi yang bisa dikerjakan dirumah, tapi yang ga bisa? Namanya bukan WFH tapi SAH (Stay At Home), golongan ini yang lama2 akan “mati kelaparan”. Betul banyak orang sekarang ada yang sudah ga dapet THR, ada yang gajinya dipotong, ada yang dirumahkan dan tidak digaji, dan ini nyata beberapa klien saya curhat kondisi dia seperti yang saya sebut, MIRIS.

Untuk memenuhi kebutuhan mereka, rata2 mereka berjualan, jualan dari produksi sendiri ada yg jualan dari orang lain (reseller), nah golongan orang yang masih punya penghasilan kalau menahan konsumsinya karena khawatir belanja, bagaimana??

Sudah bisa ditebak ya dampaknya..

Makanya saya menyarankan tetap berbelanja normal seperti biasa sesuai kebutuhan dan kemampuan pastinya, dengan belanja kamu menggerakan ekonomi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Irshad Wicaksono Maruf
Irshad Wicaksono Maruf
Personal Financial Planner CFP ID: 1600 0440

FORM KONSULTASI